-->
Pwarta.com

Informasi Ter-Update, Berita Terpercaya,Berita Internasional, Berita Nasional,Pendidikan, Beasiswa, Ekonomi, Bisnis, Kesehatan, Teknologi,SNMPTN,UTBK, Finansial, Wisata.

  • Jelajahi

    Copyright © Pwarta.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    JustForex

    Jadi ini, Keganjalan Kasus Habib Rizieq !

    Senin, 14 Desember 2020, Desember 14, 2020 WIB Last Updated 2021-02-07T04:54:53Z
    ads
    adsense




    Menurut Eggi Sudjana " Habib Rizieq jadi saksi tersangka aja GK pantes, apalagi jadi tersangka!


       "Chattingan itu, kalau didalilkan itu asli maka maka yang mendalilkan harus membuktikan. Logika terbaliknya menurut tinjauan kita bersama tim ahli chattingan itu palsu. Didalam  Kitab UU hukum acara pidana pasal 1 tentang penyidikan harus dilakukan dengan serangkaian penyidik untuk membuat terang benderang ."


       "Saya membela habib karna habib benar. Dalam konteks ini saya tidak melihat tadi pernyataan yang serius dulu apakah chattingan asli atau tidak? Karena chattingan bisa dimainkan , chattingannya memang asli tapi orangnya  Belum tentu Habib Rizieq dengan Firza itu tadi yang mengatakan ahli ."


       "Saya ingin kejelasan chatting an itu Kalau polisi tidak berani menyatakan ini asli, bagaimana kita melakukan penyidikan lebih jauh?"


       "Kalau dinyatakan asli maka harus membuktikan bagaimana mendapatkan chatting ini, karna tekhnologi WhatsApp berbeda dengan tekhnologi telepon atau SMS . " kata Egi Sudjana ( pengacara Habib Rizieq ) pada acara Indonesia Lawyers Club'.







       Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman merasa ada keganjalan dalam adegan-adegan dalam rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek. Apalagi soal tentang penembakan empat laskar di dalam mobil.
    "Pernyataan yang tadi diajukan berapa orang itu mobil? Masa empat-empatnya cuma dikawal sama dua orang saja petugas. Nah, ini makin aneh ya, makin aneh. Dan kemudian dihabisi empat-empatnya di dalam mobil," kata Munarman di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.



       Selain itu, sekum juga menyebut ketidakjelasan peristiwa yang disampaikan oleh polisi dalam rekontruksi kejadian. Menurut Munarman, apa yang dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran oleh media dengan rekonstruksi kejadian berbeda.



       Murnarman mempermasalahkan kejadian di dalam mobil saat empat orang dibawa polisi . Polisi menyebutkan bahwa empat orang tersebut mencoba merebut senjata polisi.


       Dalam rekonstruksi oleh Bareskrim Polri, dan Polda Metro Jaya. Diketahui dua lokasi penembakan enam laskar FPI.


       Polisi menyebutkan, setelah baku tembak antara mobil polisi dan mobil laskar FPI, dua laskar FPI ditemukan terluka di rest area Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.


       Diketahui saat reka adegan dalam perjalanan, laskar FPI yang akan dibawa ke Polda Metro menyerang polisi. Penyerangan itu dilakukan dalam perjalanan dari rest area Km 50 hingga ke Km 51+200. Lalu, Laskar FPI mencoba merebut senjata polisi.


       Polisi lalu melakukan pembelaan. Polisi pun melakukan tindakan dengan menembak 4 laskar FPI itu dalam mobil polisi. Di situlah terjadi upaya dari penyidik saat melakukan rekonstruksi kejadian dalam mobil .







    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +