Pwarta.com

Info Aktual Terpercaya Update Setiap Hari, Nasional, Sumatera, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, Aceh, Bengkulu, Jambi, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Irian Jaya, Papua, Merauke, Nusa Tenggara, Asia, Afrika, Eropa, Australia, Amerika

  • Jelajahi

    Copyright © Pwarta.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    JustForex

    Belum Tuntas Mengurus Jakarta, Anies Baswedan Enggan Dicalonkan GPMI untuk Menjadi Calon Presiden 2024

    Senin, 17 Februari 2020, Februari 17, 2020 WIB Last Updated 2020-02-17T10:08:16Z
    ads
    adsense

    Pwarta.com- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak undangan dari acara sebuah organisasi masyarakat untuk mendeklarasikan dirinya maju menjadi calon presiden di Pilpres 2024 Acara tersebut diprakarsai Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) dalam acara bertajuk “Anies For President 2024.”

     “Pak Anies belum mau, karena urus Jakarta Raya. Dan saya denger langsung bertemu gubernur, saya langsung kontak beliau dan bicara di Hotel Bidakara di pernikahan anak Haji Lulung,” ujar Ketua GPMI DKI Jakarta Raya Syarief Hidayatulloh di Jakarta, Minggu. 

     Syarief bersikeras isi undangan deklarasi yang dia gelar, masih sesuai dengan konteks acara, yang diharapkannya untuk mengawal kinerja Anies dan Presiden Joko Widodo hingga masa jabatan usai. Padahal, acara yang digelar secara resmi pada saat itu adalah pelantikan dan peresmian sekretariat Brigade GPMI yang terletak di Jalan Inspeksi Kali Mookevat, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. 

     Namun saat meresmikan bangunan sekretariat GPMI, Syarief menyebut bangunan tersebut ditujukan untuk mengantar Anies menjadi presiden. “Kita meresmikan tempat berzikir ini, untuk mengantarkan Anies Baswedan menjadi presiden,” ujar dia
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +